Industri pariwisata Indonesia memiliki peluang
besar untuk tumbuh di masa depan seiring dengan meningkatnya minat masyarakat
Indonesia menjelajah negeri sendiri dan makin menariknya Indonesia bagi
wisatawan asing. Peluang ini tentunya harus ditangkap para pelaku usaha di
industri pariwisata. Salah satu strategi yang bisa dijalankan adalah dengan
pemasaran secara digital.
“Para pelaku industri pariwisata Indonesia harus
mampu menangkap kesempatan ini dan membangun industri pariwisata secara
strategis. Kompetensi komunikasi pemasaran digital wajib dibangun untuk bisa
menang bersaing saat ini, mengingat negara-negara tetangga sangat agresif
menjual destinasinya,” ujar Managing Director Fortune PR, Indira Abidin,
saat menjadi pembicara dalam Indonesia E-Tourism Summit (IETS) 2013 di
Bali, yang digelar selama tanggal 4-6 September 2013.
Mengacu pada data Nielsen Global Consumer Survey Q1 2013, tumbuhnya populasi kelas menengah dan meningkatnya pendapatan masyarakat dalam beberapa tahun terakhir ini rupanya menjadi pemicu atas bergesernya pola konsumsi dari barang-barang kebutuhan pokok ke gaya hidup. Karena itu, konsumen Indonesia pun kini menjadi semakin loyal dalam ‘berbelanja’ pengalaman. Dan hal ini membuat popularitas berwisata kian meroket.
